Powered By Blogger

PORSENI KEMENAG RI KE-78 DI AULA KEMENAG KAB. LUWU UTARA

Pada peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang ke-78 tahun 2024, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara menyelenggarakan serangkaian kegiatan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) yang meriah. Salah satu acara yang paling dinantikan adalah lomba kasida rebana, yang menjadi ajang bagi berbagai grup kasida dari seluruh kabupaten untuk menunjukkan bakat mereka. Lomba kasida rebana ini diadakan di aula kantor Kemenag Kabupaten Luwu Utara, yang telah dihias dengan indah untuk menyambut para peserta dan penonton. Suasana di aula penuh dengan semangat dan antusiasme, mencerminkan kekayaan budaya dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat Luwu Utara. Persiapan untuk lomba ini sudah dimulai jauh-jauh hari. Setiap grup kasida yang berpartisipasi telah menjalani proses pembinaan yang intensif, dengan pelatihan rutin untuk memperhalus penampilan mereka. Pembinaan ini melibatkan pelatih-pelatih berpengalaman yang memberikan arahan dan teknik yang diperlukan untuk menampilkan kasida yang berkualitas tinggi. Selain itu, para peserta juga dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai lirik dan makna dari setiap lagu yang dibawakan, sehingga penampilan mereka tidak hanya indah secara musikal, tetapi juga menyentuh secara spiritual. Pada hari perlombaan, masing-masing grup kasida tampil dengan pakaian seragam yang memukau, menambah keindahan visual dari pertunjukan mereka. Setiap grup menampilkan beberapa lagu dengan iringan rebana yang harmonis, menciptakan suasana yang penuh khidmat dan meriah sekaligus. Penampilan mereka dinilai berdasarkan beberapa kriteria, termasuk keutuhan harmoni, keselarasan vokal, keindahan kostum, dan penghayatan terhadap lirik lagu. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkokoh semangat kebersamaan. Dengan diadakannya lomba kasida rebana ini, Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara berharap dapat melestarikan tradisi dan seni budaya Islam yang kaya serta menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai-nilai keagamaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kesuksesan acara ini membuktikan bahwa seni kasida rebana masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, dan diharapkan dapat terus berkembang dan dilestarikan di masa yang akan datang.

6 komentar:

Postingan populer

Bimbingan dan Penyuluhan MT. Baburrahman Desa Mangalle Kec. Mappedeceng Kab. Luwu Utara

Peran Penyuluh Agama dalam Membimbing dan Membina Majelis Taklim di Desa Mangalle, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara Penyuluh aga...